Tanggapan Polisi Soal Alumni 212 Sebut HT Dikriminalisasi

Tanggapan Polisi Soal Alumni 212 Sebut HT Dikriminalisasi

Tanggapan Polisi Soal Alumni 212 Sebut HT Dikriminalisasi

Politikbersuara – Presidium Alumni Aksi Massa 212 menyebut Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo sebagai korban kriminalisasi polisi. Hary Tanoe memang ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Siber Bareskrim Polri atas perkara SMS ancaman kepada jaksa Yulianto.

Kriminalisasi itu adalah sebuah perbuatan yang belum diatur di dalam undang-undang bahwa perbuatan itu adalah perbuatan melawan hukum, kemudian itu dipaksakan, maka itu adalah kriminalisasi dikatakan Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus pada saat ditemui wartawan kami di gedung Divisi Humas Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat 14 Juli 2017.

Diterangkan Komber Martinus tidak ada hal yang dibuat-buat penyidik dalam memproses perkara SMS ancaman Hary Tanoe. Menurutnya jalan cerita perkara ini jelas karena berawal dari laporan ke polisi, kemudian polisi menyelidiki, lalu polisi menemukan terpenuhinya unsur pidana, sehingga perkara ditingkatkan ke tahap penyidikan.

jelaspoker

Jika maksudnya adalah membuat orang mengada-ada memprosesnya, saya kira itu tidak ada. Karena kan prosesnya itu ada laporan dan setiap laporan itu harus kita terima, dan kita pelajari, kita dialami di dalam bahasa hukum itu kita selidiki terpenuhinya unsur pidana dikatakan Martinus berati penyidik menilai perbuatan Hary Tanoesoedibjo melanggar hukum yang telah diatur.

Sebelum memutuskan bantuan kepada Hary Tanoe, Sambo mengaku menerima masukan agar presidium tidak hanya membela orang beragama Islam saja. Terkait dengan hal tersebut sebagai bentuk solidaritas kepada para pihak yang dizalimi karena bertentangan dengan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Dia menjelaskan, pembelaan yang diberikan presidium kepada Hary Tanoe berupa pengaduan ke Komnas HAM. Sambo mengatakan, pihaknya mendesak Komnas HAM untuk membentuk tim investigasi karena dugaan kriminalisasi.

Dikatakan Sambo agar Komnas HAM membentuk tim investigasi juga sebagaimana mereka lakukan kepada orang yang dikriminalisasi dan hari ini Presidium Alumni Aksi 212 kembali mendatangi Kantor Komnas HAM dan sejumlah aduan mereka sampaikan antara lain terkait tentang sikap menolak aksi kriminalisasi terhadap Hary Tanoesoedibjo. Namun publik mendadak kaget dengan munculnya nama bos MNC Group tersebut dalam bagian dari pembelaan yang dilakukan oleh Presidium Alumni 212, yang notabane adalah gerakan anti terhadap orang yang tidak seiman dengan mereka dalam urusan agama.

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *