SBY Sebut Ada Mitor Partai Ini Tak Mungkin Cocok Dengan Partai Itu

SBY Sebut Ada Mitor Partai Ini Tak Mungkin Cocok Dengan Partai Itu

SBY Sebut Ada Mitor Partai Ini Tak Mungkin Cocok Dengan Partai Itu

PolitikBersuara –  Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang merupakan Ketua Umum Partai Demokrat, secara langsung mengatakan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur 17 yang akan berkonterasi di Pilkada Serentak 2018.

Sebelum mengatakan pasangan calon yang diusung partainya, SBY menyebutkan sejumlah hal termasuk soal kebijakan partai. Sementara kesalahan yang ada menurut Saldi adalah SBY tidak mau menorehkan konsep berdiri dalam satu partai. Kalau hal ini dijalankan oleh SBY, maka partai-partai peserta koalisi dari awal harus menentukan sifatnya.

jelaspoker

Ia menyinggung soal adanya anggapan publik bahwa ada partai yang tidak bisa berkoalisi dengan satu partai tertentu. Namun, SBY tak merinci partai-partai yang dimaksud. Kesalahan ketiga adalah tidak merevisi beberapa peraturan yang merusak hak prerogatif Presiden, seperti aturan soal fit and proper test untuk Calon Kepala Polri, Panglima TNI dan Gubernur Bank Indonesia.

“Ini ada mitos katanya kalau partai ini tidak mungkin berkoaliai dengan partai itu. Ungkapnya begitu,” kata SBY saat mengumumkan 17 pasangan cagub-cawagub Pilkada Serentak di tahun 2018 di Wisma Proklamasi 41, Menteng, Jakarta Pusat, Senin(8/1/2018).

Ia mengatakan, Demokrat tak termasuk partai tersebut dan siap bersaing dengan partai politik mana pun. Menurutnya, hal itu demi kepentingan masyarakat mengusung calon kepala daerah yang bagus tentunya. Presiden keenam RI itu berpesan agar tak ada partai yang saling bermusuhan nantinya, meskipun pada dasarnya setiap partai bersaing dalam untuk kompetisi pemilu.

Gara-gara partainya beda – beda, lantas tidak bisa menyatu. Kami mendidik diri kami sendiri, jangan lah seperti yang di katakan,” Imbuhnya. Saldi juga menceritakan tidak perlu takut terjadi peraturan pemerintahan, karena itu memang sudah sifat semua pihak pemerintahan yang menggunakan sistem presidensial seperti yang ada di Indonesia. Kalau terlalu stabil, maka akan terbentuk pemerintahan yang bagus tentunya.

Meski begitu, SBY juga menjelaskan bahwa partainya tetap memprioritaskan kader. Namun dengan tetap memprioritaskan sejumlah hal, termasuk elektabilitas yang mampu bersaing serta memperoleh dukungan cukup dari koalisi partai yang ada. Elektabilitas pastinya oke, tapi tidak bisa menghalang koalisi. Tentu tidak mungkin kami paksakan meski dia nya kader,” Tutup SBY.

BANDAR POKER | JUDI POKER | AGEN POKER ONLINE | SAKONG ONLINE | POKER ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *