Mereka Merasa Terancam oleh KPK, Kemudian Melawan dengan Hak Angket

Mereka Merasa Terancam oleh KPK, Kemudian Melawan dengan Hak Angket

Mereka Merasa Terancam oleh KPK, Kemudian Melawan dengan Hak Angket

Politikbersuara – Peneliti dari Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia ( Formappi) Lucius Karus menilai, pembentukan Panitia Khusus Hak Angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi tidak bisa dilepaskan dari dugaan upaya melemahkan lembaga tersebut. Menurut Lucius, pembentukan Pansus Hak Angket bisa dilihat sebagai upaya perlawanan sebagian anggota parlemen terhadap KPK yang posisinya sedang terancam dengan pengungkapan kasus e-KTP.

Dengan alasan usul pembentukan Pansus Hak Angket muncul setelah Komisi III mendesak KPK membuka rekaman pemeriksaan mantan anggota Komisi II DPR, Miryam S. Haryani, terkait kasus e-KTP. Lucius Karus menyebutkan tercatat ada sekitar 20 anggota DPR periode 2014-2019 yang tertangkap KPK.

jelaspoker

Diketahui bahwa belakangan ini usaha Pemberantas Korupsi mengarah kepada parlemen dan mereka merasa terancam maka dari itu mereke melawan dengan hak angket, dengan cara tersebut yang paling memungkinkan dikatakan oleh Lucius Karus pada saat ditemui wartawan kami di sebuah diskusi yang bertajuk Darurat Koruipsi Dukung KPK Lawan Hak Angket di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Jumat 14 Juli 2017.

Diterangkan Lucius Karus tidak yakin terkait dengan pengunaan hak angket merupakan upaya menjalankan fungsi pengawasan dan pembenahan KPK secara kelembagaan, menurut Lucius kedua alasan tersebut bisa dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melalui mekanisme lain yang lebih sederhana dan tidak memakan biaya besar, yakni rapat dengar pendapat dan rapat konsultasi dan ini sangat jelas mereka ingin sebisa mungkin mencegah KPK semakin dekat dengan mereka.

Selain itu, Lucius Karus mengkritik fungsi pengawasan yang menjadi tugas utama DPR, Lucius Karus mengatakan ada ribuan temuan atau kejanggalan dalam laporan keuangan lembaga negara lain yang disampaikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan tetapi temuan tersebut tidak ditindaklanjuti secara serius oleh DPR dalam rapat kerja dengan institusi pemerintah. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah gagal menjalankan fungsi pengawasan dan pekerjaan utama yang diserahkan kepada mereka saja tidak dijalankan secara baik dan sekarang malah mempermasalahkan KPK ucapnya pada saat diwawancarai oleh wartawan PolitikBersuara.tk, Jumat 14 Juli 2017.

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

One thought on “Mereka Merasa Terancam oleh KPK, Kemudian Melawan dengan Hak Angket

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *